fb_img_1474284276317fb_img_1474284068669

 

Selakambang-Tiga pekerja tertimpa talud setinggi 2,1 meter di
pertigaan gembrungan Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang Kabupaten
Purbalingga. Kejadian terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (19/9).
Dari keterangan saksi mata Supriyadi (Sinduraja) yang merupaka rekan
korban mengatakan tiga korban masing-masing :
1. Partono alias Gono (38th,islam, buruh, Desa Sinduraja rt. 01 rw. 02
kec. Kaligondang)
2. Suparjo alias barjo, (55th,islam, buruh, Desa Pengadegan rt. 06 rw. 03
kec. Pengadegan)
3. Sukirman, (26 th, islam, buruh, asal Desa Karangrej rt. 11 rw. 06
yang berdomisili di Desa Selakambang rt. 01 rw. 06)
Informasi yang diterima, talud sepanjang 18,5 m dengan tinggi 2,1m
tiba-tiba roboh menimpa yang tiga pekerja yang sedang merapikan
(sebelumnya diberitakan sedang menggali .red) galian saluran air tepat
di bawah talud sepanjang lebih dari 50m tersebut. Saat ini ketiga
korban telah diserahkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan
setelah sebelumnya dilakukan otopsi di RSUD Goeteng Tarunadibrata
Purbalingga.
Sementara sampai berita ini diturunkan belum ada konfirmasi penyebab
pasti yang mengakibatkan terjadinya talud roboh tersebut. Pihak
pelaksana proyek yaitu PT. REKAYA SEMESTA UTAMA join KSO PT. GAITSA
mengaku bertanggung jawab atas kecelakaan yang terjadi.
Sedianya dilokasi tersebut tepatnya Rt. 03 Rw. 10 dusun 5 Gembrungan
Desa Selakambang akan dilaksanakan pelebaran pertigaan gembrungan dan
Pembangunan taman yg sekaligus menjadi tempat “ngetem” angkutan kota
jalur Purbalingga-Gembrungan.