20161012_145416Purwokerto- Lahirnya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa telah membawa paradigma baru dalam perspektif tujuan pembangunan desa. Tonggak sejarah kembalinya kemandirian desa, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun dalam urusan rumah tangga desa itu sendiri.

Dengan lahirnya Undang-undang tersebut, menuntut kemampuan lebih dari para pelaku pembangunan desa yang selama ini hanya menjadi kepanjangan tangan dari birokrasi pemerintah diatasnya. Kemandirian dalam menentukan perencanaan, pelaksanaan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat (manusia) di desanya sendiri sebagai tujuan akhir dari lahirnya Undang-undang tersebut.

Sebagai upaya penguatan pada pengetahuan masyarakat desaatau pelaku pembangunan desa, Direktorat Pelayanan Sosial Dasar Direktorat Jendral Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengadakan pelatihan Pengembangan Sumber Daya Hukum Masyarakat dan Pengembangan Lembaga Mediasi Desa. Acara yang rencananya digelar selama tiga hari dari tangga 12-14 Oktober 2016 bertempat di Hotel Santika Purwokerto mengundang perwakilan desa-desa dari Kabupaten Banyumas, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Purbalingga Kabupaten Brebes dan Kebumen.

Dr. Hanibal Hamidi, M.Kes Direktur PSD, Ditjen PPMD, Kemendesa PDTT dalam acara pembukaan yang disampaikan oleh Bambang Waluyanto mengatakan euphoria tentang keberadaan UU Nomor 6 tahun 2014 ini harusnya disikapi dengan baik dan benar oleh seluruh pelaku pembangunan desa baik kepala desa, tokoh desa maupun pegiat pembangunan desa, agar keberadaannya sesuai dengan tujuannya yaitu semakin sejahteranya masyarakat di desa.

Selanjutnya dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa Hak Asal Usul dan Hak Kewenangan Lokal Berskala Desa hakikinya adalah spirit dan ruh dari kehidupan masyarakt di desa.

Dari Kabupeten Purbalingga sendiri, ada tiga perwakilan yaitu Sukman Ibrahim dari Desa Dagan Kecamatan Bobotsari, Harlan Adi Supono dari Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang dan Halimah dari Desa Limbasari Kecamatan Bobotsari.